Musnad Imam Ahmad
Musnad Imam Ahmad No. 7855
وَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَسْرِقُ سَارِقٌ حِينَ يَسْرِقُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَزْنِي زَانٍ حِينَ يَزْنِي وَهُوَ مُؤْمِنٌ وَلَا يَشْرَبُ الشَّارِبُ حِينَ يَشْرَبُ وَهُوَ مُؤْمِنٌ يَعْنِي الْخَمْرَ وَالَّذِي نَفْسُ مُحَمَّدٍ بِيَدِهِ وَلَا يَنْتَهِبُ أَحَدُكُمْ نُهْبَةً ذَاتَ شَرَفٍ يَرْفَعُ إِلَيْهِ الْمُؤْمِنُونَ أَعْيُنَهُمْ فِيهَا وَهُوَ حِينَ يَنْتَهِبُهَا مُؤْمِنٌ وَلَا يَغِلُّ أَحَدُكُمْ حِينَ يَغِلُّ وَهُوَ مُؤْمِنٌ فَإِيَّاكُمْ إِيَّاكُمْ
Masih melalui jalur periwayatan yang sama seperti hadis sebelumnya; dari [Abu Hurairah]; Dan Rasulullah shallallahu 'alaihi wasallam Bersabda: "Tidaklah seorang mukmin disebut sebagai mukmin ketika ia mencuri, seorang mukmin tidak disebut sebagai mukmin ketika ia berzina, dan seorang mukmin tidak disebut sebagai mukmin ketika ia meminum khamer. Dan demi Dzat yang jiwa Muhammad ada dalam genggaman-Nya, tidaklah seorang mukmin disebut sebagai mukmin ketika ia merampas harta dengan disaksikan oleh orang banyak, dan tidaklah salah seorang dari kalian disebut sebagai seorang mukmin ketika ia mencuri harta ghonimah, maka takutlah kalian, takutlah kalian."